Ada sepasang suami istri. Keduanya saling mencintai. Hanya saja sifat keduany a sangat bertolak belakang.
Suami berjiwa sangat tenang, dalam keadaan yang sangat sulit sekalipun. Sedang si istri sangat temperamental, senang meluapkan emosi karena sebab-sebab yang remeh. Pada suatu hari mereka berdua melakukan perjalanan laut dg sebuah kapal. Beberapa hari mereka berada di atas samudra. Tiba-tiba terjadi angin topan, kapal oleng digoncangkan oleh ombak yang menggulung-nggulung. Sang istri tidak mampu lagi menahan dirinya. Dia berteriak-teriak tanpa tahu apa yang mesti dilakukannya. Dia segera menemui suaminya dengan harapan akan menemukan solusi bagaimana menyelamatkan diri dari kematian yang sedang mengintai. Seluruh penumpang kapal tidak berbeda kondisinya dari sang istri. Tapi sang istri terkejut bukan main. Ia menemukan suaminya duduk tenang seperti kebiasaannya. Sang istri bertambah marah dan menuduh suaminya tidak punya perasaan dan kepedulian. Sang suami memandang istrinya. Dan dengan wajah kering dan pandangan marah suami menghunuskan pisau ke dada istrinya.
Lalu bertanya dengan suara tegas dan serius :
“Apakah kamu tidak takut dengan pisau ini?” Dengan penuh keheranan sang istri menjawab : “Tentu saja tidak.” Suami bertanya lagi : “Kenapa?” Istri menjawab : ” Karena pisau itu dipegang oleh orang yang ku percayai dan aku cintai “. Seketika sang suami tersenyum dan berkata pada istrinya : “Begitu juga aku. Ombak-ombak yang sedang mengamuk ini berada di tangan Dzat yang aku percayai dan yang ku cintai. Jadi kenapa aku harus takut? Bukankah Dia berkuasa atas segalanya?” Semua yang ada di dunia ini berada dalam genggamanNya Dia mengetahui diri kita melebihi pengetahuan kita tentang diri kita sendiri. Dia mengetahui segala yang terbuka dan tersembunyi. Jika kita mencintai dan percaya kepada Nya Maka tidak perlu takut dan khawatir. Karena Dia tidak akan mendzalimi hamba-hambaNya. Yang perlu Kita lakukan hanya bersujud padaNya dan berdo'a :
اللهم مدبرالامر بين السماء والارض دبرامري فاني لااحسن التدبير
"Wahai Dzat yang maha mengurusi segala urusan di bumi dan langit, uruslah urusanku, karena sesungguhnya aku tidak mampu mengurusinya.
" wAllahu’alam..
Kamis, 08 Maret 2018
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
KISAH DAJJAL
باب أحاديث الدّجال وأشراط الساعة وغيرها Dari An-Naas radhiyallahu ‘anhu, dia berkata: ذَكَرَ رَسُولُ اللهِ – صلى الله عليه وسلم – الدَّجَّال...
-
حزب النصر للإمام العلامة ابى الحسن الشذلى اللّهُمَّ بِسَطْوَةِ جَبَرُوتِ قَهْرِكَ, وَبِسُرْعَةِ إغَاثَةِ نَصْرِكَ, وَبِغَيْرَتِكَ ...
-
jika saja dihari ini ada jiwa yang tengah menggigil digigit sunyi maka izinkanlah sejenak saja deretan kata sederhana qu mengetuk hati da...
-
Dari An-Naas radhiyallahu ‘anhu, dia berkata: ذَكَرَ رَسُولُ اللهِ – صلى الله عليه وسلم – الدَّجَّالَ ذَاتَ غَدَاةٍ، فَخَفَّضَ فِيهِ ...
-
Wahai Diriku... Tuhanmu nggak pernah keliru saat mengujimu... Hanya saja kamunya yang suka kehilangan kesabaran saat menerima ujian .. ...
-
ADAB BERCADAR #Renungan 🌹Dulu aku tak pernah melihat wanita yg mengenakan cadar menampilkan dirinya dimana-mana. 🌹Mereka ...
-
Ibnu Abas r.a. berkata bahwa Rasulullah saw. pernah bersabda. “Ada sepuluh golongan dari umatku yang tidak akan masuk surga. kecuali bag...
-
Wahai diriku… Engkau adalah Sang musafir tanpa bekal.... perjalanan mu teramat lah jauh... matamu telah beku.., hatimu mmbatu....
-
KEISTIMEWAAN DAN RAHASIA BACAAN SHALAWAT JAWAHIRUS SANIYAH KEISTIMEWAAN DAN RAHASIA BACAAN SHALAWAT JAWAHIRUS SANIYAH  RAH...
-
سم الله الرحمن الرحيم D u'a sebelum berwudhu. بِسْمِ اللّٰهِ ، اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِى جَعَلَ الْمَاءَ طَهُوْرًا وّ...
-
Ibnu Hajar al-Asqalani dalam Fath al-Bari Syarh Shahih al-Bukhari اَلْفِطْرَةُ خَمْسٌ أَوْ خَمْسٌ مِنْ الْفِطْرَةِ الْخِتَانُ و...



Masya Alloh....
BalasHapus