Slamat datang

SELAMAT DATANG DI BLOG UMI SUGIHARTI ALMANSHURI.... SEMOGA ALLOH TA'AALA SENANTIASA MERIDHOI JALINAN UKHUWAH ISLAMIYAH VIA BLOG UMI INI... DENGAN HARAPAN LIMPAHAN ROHMAT DAN KEBAROKAHAN MENAUNGI KITA SEMUA... AAMIIN...




Minggu, 28 Oktober 2018

HIDUP MANUSIA


عَنْ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَبْدِ اللهِ بنِ مَسْعُوْدٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : حَدَّثَنَا رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم وَهُوَ الصَّادِقُ الْمَصْدُوْقُ : إِنَّ أَحَدَكُمْ يُجْمَعُ خَلْقُهُ فِي بَطْنِ أُمِّهِ أَرْبَعِيْنَ يَوْماً نُطْفَةً، ثُمَّ يَكُوْنُ عَلَقَةً مِثْلَ   ذَلِكَ، ثُمَّ يَكُوْنُ مُضْغَةً مِثْلَ ذَلِكَ، ثُمَّ يُرْسَلُ إِلَيْهِ الْمَلَكُ فَيَنْفُخُ فِيْهِ الرُّوْحَ، وَيُؤْمَرُ بِأَرْبَعِ كَلِمَاتٍ: بِكَتْبِ رِزْقِهِ وَأَجَلِهِ وَعَمَلِهِ وَشَقِيٌّ أَوْ سَعِيْدٌ. فَوَ اللهِ الَّذِي لاَ إِلَهَ غَيْرُهُ إِنَّ أَحَدَكُمْ لَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ الْجَنَّةِ حَتَّى مَا يَكُوْنُ بَيْنَهُ وَبَيْنَهَا إِلاَّ ذِرَاعٌ فَيَسْبِقُ عَلَيْهِ الْكِتَابُ فَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ النَّارِ فَيَدْخُلُهَا، وَإِنَّ أَحَدَكُمْ لَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ النَّارِ حَتَّى مَا يَكُوْنُ بَيْنَهُ وَبَيْنَهَا إِلاَّ ذِرَاعٌ فَيَسْبِقُ عَلَيْهِ الْكِتَابُ فَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ  الْجَنَّةِ فَيَدْخُلُهَا

Dari Abu Abdurrahman Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu beliau berkata, Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam menyampaikan kepada kami dan beliau adalah orang yang benar dan dibenarkan, “Sesungguhnya setiap kalian dikumpulkan penciptaannya di perut ibunya sebagai setetes mani (nuthfah) selama empat puluh hari, kemudian berubah menjadi setetes darah (‘alaqah) selama empat puluh hari, kemudian menjadi segumpal daging (mudhgah) selama empat puluh hari. Kemudian diutus kepadanya seorang malaikat lalu ditiupkan padanya ruh dan diperintahkan untuk ditetapkan empat perkara, yaitu rezekinya, ajalnya, amalnya dan kecelakaan atau kebahagiaannya. Demi Allah yang tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain-Nya. Sesungguhnya di antara kalian ada yang melakukan perbuatan ahli surga hingga jarak antara dirinya dan surga tinggal sehasta. Akan tetapi telah ditetapkan baginya ketentuan, dia melakukan perbuatan ahli neraka maka masuklah dia ke dalam neraka. Sesungguhnya di antara kalian ada yang melakukan perbuatan ahli neraka hingga jarak antara dirinya dan neraka tinggal sehasta. Akan tetapi telah ditetapkan baginya ketentuan, dia melakukan perbuatan ahli surga  maka masuklah dia ke dalam surga.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Rabu, 24 Oktober 2018

Tablig Akbar ustadz abdusshomad Di Desa SukaSeri Cikampek


Antusias warga Cikampek, Menyambut kedatangan Ustadz Abdul Somad Lc Ma. dalam rangka acara Tablik Akbar di desa Sukaseri Cikampek berlangsung sangat meriah.


Selasa, 23 Oktober 2018

KEBIADABAN BANSER ATAS KALIMATUTHOYYIBAH



Ternyata bagi banser lebih mulia bendera israel daripada bendera Rasulullah SAW.
buktinya meraka tak pernah protes dgn konvoi sekelompok masyarakat dgn berbendera israel di Papua beberapa waktu lalu.
Satu kata protespun tak keluar dari banser...

Sungguh sangat kita sayangkan Mbah Hasyim, para agen² liberal, komunis, dan syi'ah telah mencoreng nama baik organisasi yang dibangun oleh Mbah Hasyim.
Semoga Allahuyarham Almarhum K. H. Hasyim Asy'ari tenang di alam sana.
Aamiin...
Insiden pembakaran bendera bertuliskan tauhid oleh oknum Banser menjadi topik hangat di negara-negara Islam. Tak terkecuali Presiden Turki, Erdogan.

Dari sumber yang terpercaya, Erdogan bahkan sempat menangis dan menyayangkan pembakaran bendera tauhid di negara Islam terbesar.

"Indonesia negara Islam terbesar di dunia. Yang banyak dijadikan model negara yanjg sangat toleransi. Tapi mengapa malah terjadi kejadian seperti ini," ujar Erdogan seperti dikutip dari internet.

"Semoga ini bukan pertanda kehancuran Islam sekaligus hilangnya Indonesia dari peta dunia. Terkutuklah manusia yang ingin mengadu domba saudara kami di Indonesia," kecam Presiden Turki tersebut.

Erdogan diketahui aktif dalam menyelesaikan permasalahan di negara-negara muslim yang terlibat sengketa saat ini....
 الله اكبر الله اكبر الله اكبر

Pesan Habib Rizieq


Sabtu, 20 Oktober 2018

HIDAYAH

Hidayah ialah penjelasan dan petunjuk jalan yang akan menyampaikan manusia kepada tujuan hidupnya sehingga meraih kemenangan di sisi Allah. 

Allah berfirman yang artinya: 
“Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka dialah yang mendapat petunjuk (dalam semua kebaikan dunia dan akhirat); dan barangsiapa yang disesatkan Allah, maka merekalah orang-orang yang merugi (dunia dan akhirat)” (QS Al-A’raaf:178). 

Namun demikian, tidaklah semua orang bisa mendapatkan hidayah dari Allah swt. Sebab, Allah Swt menyebutkan dalam al-Qur'an beberapa kelompok manusia yang tidak akan diberi hidayah, sekalipun dia selalu memintanya, di antaranya adalah.

1. Orang-orang yang Aniaya (zhalim). Seperti yang disebutkan dalam surat al-Baqarah : 

 والله لا يهدى القوم الظالمين 

Artinya: “Dan Allah tidak akan memberikan petunjuk (hidayah) kepada orang-orang yang aniaya (zhalim). 258

” Zhalim adalah orang yang melakukan sesuatu, apakah berbentuk ucapan atau tindakan yang bersifat merugikan, baik orang lain maupun diri sendiri". 

Seorang yang malas dan membuang-buang waktu disebut zhalim kepada diri sendiri, karena melakukan hal yang merugikan dirinya. Seorang yang mengkonsumsi narkoba dan minuman keras sekalipun tidak merugikan orang lain, namun dia telah berbuat zhalim kepada diri sendiri, begitulah seterusnya. 
Sementara zhalim kepada orang lain diantaranya, menyakiti perasaan orang lain, mencuri atau mengambil hak orang lain dan sebagainya. 

2. Orang-orang yang Kafir. Seperti yang disebutkan Allah swt dalam surat al-Baqarah : 

 والله لا يهدى القوم الكافرين 

Artinya: “Dan Allah tidak akan memberi petunjuk (hidayah) kepada orang-orang yang kafir.” 

Kafir adalah orang yang ingkar dan tidak patuh pada aturan Allah swt. 

Dari akar katanya, kafir berasal dari kata kafara yang berarti menutup. 
Seorang disebut kafir, karena dia selalu menutup kebenaran atau menutup dirinya dari kebenaran. 
Mungkin saja dia menyadari dan mengetahui bahwa sesuatu itu benar, namun dia selalu menutupinya atau menutup diri untuk menerimanya. Abu Jahal dan Abu Lahab misalnya, bukannya tidak tahu nabi Muhammad saw itu benar, akan tetapi mereka selalu berupaya menutupi kebenaran itu atau menutup diri untuk tidak menerimanya. 
Sehingga, seorang disebut kafir atau durhaka kepada Allah swt dikarenakan melakukan pengingkaran terhadap kebenaran yang datang kepadanya. 3. Orang-orang yang Fasiq. Seperti yang difirmankan Allah dalam surat al-Ma'idah : 

 والله لا يهدى القوم الفاسقين

Artinya: “Dan Allah tidak akan memberi petunujuk (hidayah) kepada orang-orang yang fasiq.” 

Fasiq berarti seseorang melanggar aturan Allah Swt dengan pengetahuan dan dilakukan secara sadar. 

Orang yang fasiq bukan tidak mengetahui sesuatu itu dilarang atau diperintahkan, akan tetapi dengan pengetahuannya itu, dia secara sengaja melanggar aturan Allah Swt.

Contoh, seseorang mengetahui bahwa mencuri, berzina, mengkonsumsi narkoba adalah dilarang oleh Allah Swt, namun secara sadar dia tetap melakukannya. Begitu juga terhadap perintah Allah Swt, seseorang mengetahui hal-hal tertentu yang diwajibkan, seperti shalat, puasa, zakat dan sebagainya, namun mereka tetap meninggalkannya. 

4. Orang-orang yang Khianat. 
Seperti firman Allah dalam surat Yusuf :

 وأن الله لا يهدى كيد الخائنين 

Artinya: “Dan sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk (hidayah) kepada pelaku-pelaku pengkhianatan.” 52

Khianat berarti seseorang berlaku curang terhadap kepercayaan yang diberikan kepadanya. Dia menerima suatu kepercayaan dari orang lain untuk tujuan tertentu, namun tidak dipergunakan sebagaimana mestinya sesuai maksud yang memberi amanah, baik amanah dari Allah Swt maupun dari sesama manusia. 

5. Orang-orang yang Pembohong. 
Seperti Firman Allah swt dalam Surat Az-Zumar : 

 ان الله لا يهدى من هو كاذب كفار 

Artinya: “Sesungguhnya Allah tidak akan memberi petunjuk (hidayah) kepada pembohong lagi kafir.” 2

Bohong berarti seseorang mengatakan sesuatu tidak sesuai dengan kenyataan atau hakikatnya. Perbuatan bohong adalah perbuatan yang paling mudah dan sering dilakukan manusia. Hal itu disebabkan, karena manusia seringkali memandang bohong sebagai dosa kecil. Dan memang begitulah salah satu gaya atau langkah syaithan menggoda manusia yaitu “menciptakan pandangan di hati manusia untuk menganggap kecil sebuah dosa atau memandang sedikit sebuah kebaikan”. 

Namun, akibat yang ditimbulkan dusta begitu besar, seseorang bukan hanya dicap sebagai orang munafiq seperti dalam hadits Rasulullah Saw, namun juga jauh dari hidayâh Allah Swt. 

6. Orang-orang yang Suka Berfoya-foya. Seperti yang difirmankan Alah dalam surat al-Mukmin : 

 ان الله لا يهدى من هو مسرف كذاب 

Artinya: “Sesungguhnya Allah tidak akan memberi petunjuk (hidayah) kepada orang yang berfoya-foya (berlebihan) lagi pendusta.” 28

Berfoya-foya artinya, seseorang selalu menuruti keinginan hawa nafsunya untuk hidup secara berlebihan. Allah swt tidak melarang manusia menikmati segala fasilitas hidup yang bersifat duniawi, karena memang semua itu sengaja diciptakan untuk manusia. Akan tetapi, yang dilarang oleh Allah swt adalah sikap berlebihan. 

Jika itu suatu kebutuhan, maka manusia wajib memenuhinya, sedangkan keinginan tidak semuanya mesti dipenuhi, karena keinginan manusia tidak akan ada batasnya. Allah swt sangat tidak suka kepada orang-orang yang suka dengan gaya hidup berfoya-foya atau berlebihan. Kenapa orang yang berlebihan dan berfoya-foya dalam hidupnya jauh dari hidayâh Allah?. 

Sebab, orang yang memiliki sikap hidup berlebihan adalah sangat dekat dengan syaitan, bahkan disebut saudaranya syaithan. Syaitan adalah makhluk yang selalu suka berbuat melampaui batas, karena itulah disebut "syaitan". Seseorang yang dekat dengan syaithan pasti jauh dari Allah swt.

Jumat, 19 Oktober 2018

عش كريما او مت شهيدا HIDUP MULIA ATAU MATI SYAHID

الحمد لله على بنعمة الإيمانن والإسلام
Bersyukur kpada Allah...  Kesadaran umat islam karawang akan adanya upaya Legalisasi oleh para penggiat LGBT di tolak oleh Masyrakat Karawang... 



Opini untuk menerima LGBT terus dilayangkan oleh kaum liberal. Bahkan Staf Khusus Sekretaris Kabinet Pemerintahan Joko Widodo, Jaleswarari Pramodhawardani, hendak memberikan ruang bagi LGBT untuk berpartisipasi dalam dunia politik karena mereka juga membayar pajak kepada Negara seperti yang lainnya. Dia menambahkan, LGBT harus ditarik menjadi isu hak warga Negara. Menjamin hak LGBT hanya karena pajak adalah suatu pemikiran yang sangat dangkal yang bisa mengancam kelangsungan kehidupan yang beradab dari bangsa Indonesia yang mayoritas muslim.


Padahal di negara lain yang penduduknya mayoritas non-muslim seperti Rusia, ada UU khusus anti-gay yang didukung oleh pemerintah. Salah satu isi UU tersebut berupa larangan untuk mempropagandakan homoseksualitas. Pemerintah Rusia akan menindak tegas penyebaran informasi dan tindakan apapun yang berkaitan dengan gay. Hal serupa juga terjadi di Uganda dan Gambia dimana presiden mereka menjadi garda terdepan untuk menolak LGBT secara hukum negara. Bahkan, Presiden Gambia dengan tegas mengancam akan memenggal kepala warga negara atau warga negara asing LGBT yang berani datang ke negaranya.

Kebebasan berperilaku seperti LGBT (lesbian, gay, biseks dan transgender) merupakan wabah penyakit sosial yang membawa pada kehancuran generasi sebuah bangsa. Kita lihat Jepang, walaupun belum melegalisasikan pernikahan sejenis, tetapi Jepang membebaskan LGBT di negaranya. Sebanyak 34 juta wisatawan gay setiap tahun berkumpul di distrik Shinjuku, Tokyo. “The Sapporo Rainbow Festival”, adalah sebuah parade gay tahunan yang diadakan di kota Sapporo, Jepang Utara. Sedangkan Jepang saat ini sedang mengalami penurunan angka populasi terbesar di dunia dan diperkirakan akan punah pada tahun 2050.


Perilaku lesbian dan homo adalah hal yang seharusnya dilarang. Secara moralitas, lesbian dan homo menciderai kemanusiaan kita. bahkan binatang sekalipun tidak melakukan hal tersebut. tidak pernah kita jumpai seekor anjing  jantan bereproduksi dengan seekor jantan pula, begitupun yang betina. Secara kesehatan, perilaku seks homo dan lesbian lebih beresiko pada virus HIV/AIDS dan penyakit kelamin yang sulit terobati, daripada perilaku seks pasangan laki-laki dan perempuan (heteroseksual). Permasalahan HIV/AIDS semakin sulit untuk diatasi, bahkan PBB dan WHO pun tidak berhasil untuk mengendalikan pertumbuhan kasus HIV/AIDS.

Secara agama, pelaku homo dan lesbian tidak akan masuk surga dan harus dihukum mati karena telah mengingkari ALLAH SWT yang telah menciptakan manusia berpasang-pasangan sebagai fitrah. Secara sosial, gay dan lesbian tidak akan bisa menghasilkan keturunan. Sehingga dalam jangka panjang, akan mengakibatkan pada menurunnya angka populasi. Selain itu, kerusakan keluarga dan menghancurkan nasab.

Perilaku seksual yang menyimpang ini juga mengakibatkan penyakit psikis yang mengarah pada kriminalitas. kita masih ingat pada pertengahan tahun 2008 lalu, publik dikejutkan dengan kasus pembunuhan dan mutilasi berantai di Jombang, Jawa Timur, oleh seorang gay bernama Verry Idham Henyansyah alias Rian karena cemburu pada pasangan sesama jenisnya. Aksinya ternyata telah dia lakukan sejak 2 tahun sebelum kasus terungkap. Ada juga kasus serupa yang terjadi di tahun 2012 lalu. Seorang gay asal Nganjuk bernama Mujiyanto membunuh 15 orang yang menjadi ‘kekasih’ lain pasangan gay-nya, karena terbakar rasa cemburu. Selain itu, seorang WNI pekerja seks transgender yang tinggal di Australia bernama Mayang Prasetyo dibunuh oleh kekasihnya, Marcus Peter Volke. Diduga karena motif kekerasan dalam rumah tangga dan pelaku berada dalam pengaruh obat-obatan terlarang.

Generasi Indonesia harus diselamatkan dari LGBT. LGBT adalah buah dari paham sekulerisme dan liberalisme yang sedang dibiarkan mewabah dalam masyarakat. LGBT tidak bisa dianggap sebagai bentuk kewajaran yang harus diterima atau bahkan dilegalkan. Tugas negaralah untuk menjamin kelangsungan hidup masyarakat yang beradab tanpa paham sekulerisme dan liberalisme agar terbebas dari LGBT dan ancaman kehancuran generasi.

Untuk itu, pengambilan sikap yang tegas dari pemerintah untuk mencegah LGBT lewat pendidikan moral agama dan hukum sangat diperlukan. Tidak melegalkan LGBT namun membiarkan LGBT tetap eksis dan menunjukkan aspirasi mereka di hadapan khalayak umum sebenarnya merupakan sikap apatis yang mendukung LGBT. Tentu kita tidak ingin identitas bangsa yang masih menjunjung tinggi keberadaban dan keberagamaan ini perlahan-lahan menjadi negara bebas tanpa moralitas, bukan?

Rabu, 17 Oktober 2018

ISTRIKU ENGKAULAH PERMATA HATI PENYEJUK JIWAKU, Abie kan sll mencintai mu sepanjang masa hingga di Akhirat nanti Jadilah Bidadari bagi ku...


Istriku, setengah dari kecantikanmu adalah tegur sapamu kepadaku, tutur kata indahmu dan akhlakmu …

Benar,  Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengabarkan bahwa akalmu kurang dalam hal persaksian, namun janganlah kau bersedih hati karenanya, dengan sebab “kekuranganmu” itu kau mempunyai cinta kasih yang begitu besar, yang sangat aku butuhkan dalam hidupku.

Istriku tercinta … Aku selalu merindukanmu karena keta’atanmu kepada Allah kemudian keta’atanmu kepadaku …

Engkaulah wanita terhormat dengan sifat kewanitaanmu, sehingga membuatku bahagia karenanya, dan sifat kewanitaanmu itu kau tunjukkan dengan hijab syar’imu dan rasa malumu.

Istriku tersayang … Kebebasan bukanlah dengan melepas hijab dan bukan pula melepas agama dan akhlakmu,  bahkan  arti kebebasan sesungguhnya adalah wanita yang memiliki pemikiran yang maju, wanita yang cerdas, dan wanita yang membangun masa depan cemerlang …

Istriku … Pakaian modis yang indah sekalipun, tidak akan bisa mengalahkan keindahan hijabmu yang sempurna, serta sikapmu yang selalu menjaga diri.

Istriku … Wanita yang komitmen dengan hijab syar’i bukan berarti dia tidak mengetahui mode, akan tetapi dia adalah wanita yang takut kepada Allah ta’ala dan siksa-Nya …



Allah ta’ala berfirman:
ولا تبرجن تبرج الجاهلية الأولى
“Dan janganlah kalian (para wanita) bertabarruj (bersolek ke luar rumah ) seperti dandanan orang-orang jahiliyyah yang dahulu.”

Rasulullah shallallahu ‘alahi wasallam bersabda:
“Siapa saja wanita yang memakai  minyak wangi kemudian keluar lalu melewati sebuah kaum sehingga mereka mencium wanginya maka dia adalah wanita pezina”
HR. Ahmad, Tirmidzi, Nasa’i, Abu Dawud .



Istriku … Cukuplah kau berdandan hanya untukku …

KISAH DAJJAL

باب أحاديث الدّجال وأشراط الساعة وغيرها Dari An-Naas radhiyallahu ‘anhu, dia berkata: ذَكَرَ رَسُولُ اللهِ – صلى الله عليه وسلم – الدَّجَّال...